E.X.O Lumin-Xiuhan 'Difference Destiny' [ Sequel ]
Pagi hari seorang namja cantik sibuk dengan layar laptopnya,
menonton MV dan sebuah teaser Comeback sebuah group Boyband yang berasal dari
Korea. Dirinya tidak asing dengan semua member boyband yang sedang menari dan
bernyanyi diMv tersebut. Namun pandangannya terfokus pada namja bermata kucing
yang cukup terlihat sangat berubah setelah pertemuan terakhir dengannya. “Kim
Minseok” lirihnya dengan wajah sendu.
Sudah cukup lama dirinya tidak tahu kabar namja yang dulu
menghiasi setiap waktunya yaitu Kim Minseok, Luhan merindukannya namja bermata
kucing itu namun tak bisa melakukan apa-apa.
“kau masih memutar teasernya?” suara besar dengan mata tajam
dan tubuh besar mengejutkan Luhan yang masih sibuk dengan laptopnya. Kris salah
satu sahabat seperjuangannya dulu meletakan secangkir Coffe dimeja kamar luhan.
Luhan yang melihat secangkir Coffe tersebut mengingat jelas akan masa lalu saat
meminum ataupun membuat coffe bersama dengan Minseok. Semua itu hanya masa lalu
dan dengan sekali tegukan coffe itu habis karena rasa sedih luhan mulai
menguasai diri luhan.
Kris menepuk pundak luhan yang masih terpuruk akan
keputusannya meninggalkan kekasih yang dirinya cintai ditempat neraka itu.
“harusnya aku memaksa nya untuk keluar bersama ku saat itu” luhan mengusap
wajahnya frustasi mengingat kekasihnya yang dirinya tinggalkan di SM Art School
Entertaiment. Masih dengan beberapa tepukan dipundak luhan, kris mengambil alih
laptop yang berada dihadapan luhan. Setelah men-searching sebuah berita
terpasang disana “tao keluar?” tanya luhan pada kris yang tengah meneguk
coffenya. Kris mengangguk, luhan yang masih penasaran dengan berita itu mencari
tahu lebih dalam dan kenyataanya pun EXO harus kembali comeback dengan formasi
baru lagi pikirnya.
“chagiya, apa kau baik-baik saja disana? Melihat berita tao
aku semakin khawatir padamu” kris yang mendengar perkataan luhan yang bicara
namun tidak lepas pandangannya dari berita tao itu mencoba menenangkan
sahabatnya itu. “minseok akan baik-baik saja luhan” krispun meninggalkan luhan
yang masih mencari informasi lain tentang EXO.
-
[ Dorm EXO ]
Semua member berlatih untuk album baru dengan lagu berjudul
Call Me Baby. Minseok namja berwajah fake maknae itu mulai kembali menjalani
hidupnya setelah kepergian Luhan kekasihnya dari EXO. Dengan dukungan para
dongsaengnya minseok mampu melupakan masa lalu bersama Luhan. Tidak lama
kepergian luhan, member EXO cukup terkejut akan tidak kehadiran Tao Member Exo
M dari setiap latihan, perfom, dan juga acara-acara Exo penting lainnya.
Sebelumnya para member hanya tahu jika Tao vakum dari aktivitas Exo untuk
sementara, namun semua berubah saat salah satu berita menyorot aksi ayah Tao
yang meminta namja itu keluar meninggalkan EXO.
Minseok sangat khawatir jika itu berita benar terjadi maka
EXO akan kehilangan member lagi lagi dan lagi. Akhir-akhir ini namja penggemar
Kungfu panda itu tidak tinggal di dorm Exo, atau dilingkungan SM yang minseok
dengar tao dirawat dirumah sakit untuk menjalani pengobatan akan cederanya.
Para member EXO yang masih menyimpan semua pertanyaan dalam hati menciptakan
keheningan satu sama lain, saling memandang namun tidak mampu berkata apapun.
Kyungsoo mencoba menepis keheningan itu “aku akan membuatkan makanan, kita akan
bermain sambil mengemil seperti biasa” sebelum kyungsoo pergi menuju dapur,
member lain menimpali ucapan kyungsoo “baru saja kita tenang dan bahagia karena
Comeback. Terjadi lagi” celetuk baekhyun yang murung.
Minseok sebenarnya sangat sedih dengan kondisi EXO saat ini,
namun apa yang bisa dirinya lakukan. Tidak ada. Hanya menjalani hidup seperti
biasa dengan siksaan yang terus menerus menimpanya, dari fisik maupun hati
sudah biasa dirasakan Minseok.
“kyungsoo benar, kita main seperti biasa ya”
chanyeol menepuk pundak baekhyun couple officialnya mencoba untuk menenangkan
namja yang terlihat muram itu. Sehun maknae EXO sudah cukup kesal dengan
keadaan groupnya saat ini “SAMPAI KAPAN?!” teriak sehun menyadarkan para member
lain yang terguncang akan keluarnya Tao dari Groupnya. “HYUNG SAMPAI KAPAN!
KATAKAN PADAKU! SAMPAI KAPAN SALAH SATU DARI KITA KELUAR” minseok dapat melihat
kesedihan sehun dari balik mata yang berkaca-kaca menahan air matanya. “SAMPAI
KAPAN KEBURUKAN KITA MENJADI BAHAN-BAHAN GOSIP MEREKA! KRIS, LUHAN, SEKARANG
TAO. SIAPA LAGI YANG AKAN KELUAR DIANTARA KITA!!”air mata itu terlihat
berlinang tidak mampu tertahan lagi. Suho leader EXO pun memeluk dongsaen
termudanya itu, sehun masih cukup muda mereka wajari jika emosinya tidak mampu
tertahan.
“aku akan bicara pada manager tentang Tao” setelah memeluk
sehun, suho pamit pada semua member dan pergi meninggalkan dorm untuk menemui
manager Exo. Namja berkulit hitam yang biasa dipanggil kai mengambil alih
menenangkan sehun. Namja satu-satunya dari Tiongkok sekarang ini hanya lay,
mereka berharap cemas akan keputusan lay nantinya sama dengan3 namja tiongkok
yang berakhir meninggalkan mereka.
-
Kris dan luhan yang sebenarnya tinggal bersama dan
menyembunyikan itu semua dari netizen dan fans. Itu semua hanya dikarenakan
mereka ingin seperti dulu berada di dorm namun tidak dalm kondisi terperangkap
seperti burung. Mereka dapat bebas kemanapun.
Luhan meneteskan air matanya saat melihat setiap aktivitas
Kim Minseok mantan Kekasihnya. Sepertinya SM mencoba untuk memanas-manasi
dirinya, dari minseok moment dengan member lain, show dengan yeoja cantik,
serta yang semakin buat dirinya sakit minseok seperti tidak menganggap luhan
menonton atau tidak dengan mengatakan “aku akan menjaga kekasih ku nantinya jika
aku punya, walaupun aku juga tidak tahu lebih suka dipimpin atau memimpin”.
“sudahlah luhan, lupakan dia. Biar kukenalkan kau dengan
yeoja cantik temanku” kris menarik luhan agar meninggalkan laptopnya untuk
sementara waktu dan menghadapi dunia luar yang menyenan gkan selain syuting
ataupun konser.
Tidak lama dalam perjalanan Kris dan Luhan telah sampai
disebuah bar kecil yang cukup bisa menyimpan rahasia setiap Actor/Artis yang
datang.
Kris memperkenalkan yeoja cantik temannya pada luhan, dan
disambut luhan santai setiap teman kris yang meminta berkenalan dengannya.
Banyak nya yeoja cantik ditempat ini semakin membuat luhan mengingat manisnya
senyuman Kim Minseok, tawa, mata kucing, serta candaan baozi untuknya. “aku
harus pergi” luhan meminta izin pada kris untuk pergi meninggalkan tempat
bersenang-senang yang sering dikunjungi Kris sahabatnya itu. Kris yang melihat
kepergian luhan menghela nafas panjang “jika kau tidak bisa melupakan Kim
Minseok , itu hanya akan membuat mu semakin sakit hati luhan” jelas kris pada
dirinya sendiri dan mengikuti langkah luhan keluar dari bar kecil itu.
-
“lu.. luhan.. luhan”
Sebuah tamparan kecil mendarat dipipi chubby itu mencoba
menyadarkan namja mungil yang sedang menikmati mimpinya. Lay salah satu member
EXO sangat mengerti jika hyung tertuanya itu sangat merindukan Luhan mantan
kekasihnya. “kau baik-baik saja hyung?” tanya lay pelan pada minseok yang
sedang mengucek salah satu matanya dengan imut. Minseok hanya mengangguk “aku
tidak apa-apa lay-sshi, apa aku menginggau?”. “aniyo” lay tersenyum dan
berusaha untuk tidak membahas sesuatu yang berkaitan dengan luhan saat ini.
Para member Exo saat ini sedang banyak mendapati tekanan
mental, dan sebisa mungkin beristirahat untuk menenangkan fikirannya akan
masalah yang mereka hadapi. Sama halnya dengan Kim Minseok, yang terguncang
karena telah kehilangan orang yang dirinya cintai.
Saat terjadi rapat dadakan, semua member berkumpul diruang
Latihan menunggu kedatangan Suho sang leader EXO. Suho yang baru saja dari
manager EXO untuk membicarakan tentang
Tao mulai membicarakan Album baru mereka tanpa Tao dan mendapatkan wajah
melongo dari semua member. “apa maksudmu hyung?” tanya Chen pada suho. “Love Me
Right adalah album baru kita yang akan kita buat ataupun promosikan tanpa Tao”
ucapan itu memberikan arti bahwa manager telah melepas Tao dari EXO, mereka
semua terkulai lemas mendengar Suho memberi tahu mereka kepergian Tao dengan
cukup halus.
Minseok pucat dengan keadaan itu, nafasnya tersengal suhu tubuhnya
mulai tidak terkontrol lagi. Tubuh mungil itu mengeratkan satu sama lain sisi
demi sisinya. Chanyeol yang melihat gelagat hyung tertuanya mendekatkan diri
pada Kim Minseok. “hyung kau tidak apa-apa” tangan chanyeol yang akan
bersentuhan dengan kening namja mungil itu diurungkan karena suhu panas itu
telah tersambar tanpa harus chanyeol sentuh. “hyung kau panas sekali, hyung!”
dengan cepat chanyeol merengkuh tubuh Minseok yang jatuh tak sadarkan diri.
Semua member sangat kaget akan kondisi hyung tertua mereka yang telah jatuh
sakit saat ini.
Chanyeol merebahkan tubuh mungil Minseok dikamarnya yang
dulunya bersama Tao. Panasnya suhu tubuh minseok membuat setiap member
berganti-gantian untuk menjaga Minseok yang cukup mengkhawatirkan.
“kyungsoo bagaiman minseok hyung? Kau pergilah makan, aku
akan gantikanmu untuk menjaga hyung” ucap baekhyun yang melihat kyungsoo belum
makan malam dan terlihat lelah. “nde, dia belum bangun baekkie. Aku akan makan
dulu, bantu aku menjaga minseok hyung” kyungsoopun meninggalkan kamar Minseok
dan digantikan Baekhyun.
-
“kau mendapat kabar Minseok dari siapa kris?” tanya luhan
yang terlihat sangat khawatir saat mendapati informasi bahwa Kim Minseok sakit.
Padahal netizen belum tahu bahkan dijejarin social berita di internet belum ada
kabar member EXO itu sakit. Lalu darimana kris tahu bahwa Minseok jatuh sakit?
Setelah melihat raut wajah luhan, kris mencoba untuk jujur “aku masih
berhubungan kontak dengan Lay, lu” terang kris pada luhan. Jadi semua informasi
yang kris dapat sebelum berita tersebar itu karena Lay.
Dengan cepat luhan
memohon pada kris untuk menghubungi lay saat ini juga bagaimana pun luhan ingin
melihat orang dicintainya terlebih lagi mantan kekasihnya itu sedang sakit.
“aku mohon kris, hubungi lay” dengan berat hati kris membuka ponselnya dan
menghubungi lay namun tidak direspon oleh lay.
“mungkin mereka sedang sibuk latihan, biar kukirimkan pesan”
melihat wajah sedih luhan, kris mencoba untuk tetap menghubungi lay agar
sahabatnya itu kembali bersemangat menjalani hidupnya. “aku sangat
merindukannya kris” bisik luhan yang didengar jelas oleh kris. Tidak lama kris
mengirim pesan lay menelfon kembali kenomor milik Kris, dan wajah ceria luhan
terlihat disana.
Video Call pun terjadi menggunakan bahasa China.
“yifan-ge, apa kau
sunggu bersama luhan-ge?” tanya lay dan mendekatkan diri pada kamera
ponselnya. Tanpa menjawab kris mengarahkan kamera ponselnya kearah luhan, dan
luhan pun melambaikan tangan kepada lay.
“gege, aku merindukan
kalian” lay mengutarakan rasa rindu nya pada luhan dan kris, “kami juga
merindukanmu lay” balas luhan pada lay dengan pesona senyumnya. “bagaimana
keadaan baozi?” tanya luhan langsung mengalihkan perhatian, kamera yang tadinya
menangkap wajah tampan lay sekarang berubah kearah dimana seorang namja mungil
yang luhan rindukan tertidur dengan wajah pucat.
“astaga baozi chagi, aku sangat merindukanmu. Kenapa kau
bisa sampai jatuh sakit?” luhan sangat khawatir pada keadaan minseok yang telah
dirinya saksikan sendiri lemahnya minseok saat itu. sebelumnya jika minseok
sakit pasti luhan yang akan menjadi penyemangat disampingnya, menghiburnya
bahkan berbuat hal konyol untuknya. Namun itu sudah tidak bisa lagi.
“dia begitu
merindukanmu gege, selalu menginggau menyebut namamu. Tapi aku sudah membuat
dia mengerti akan keputusanmu” masih dalam kamera mengarah pada minseok
yang tertidur.
“lay apa baozi sudah makan? Dia tidak sedang diet kan? Apa
SM mengatakan sesuatu lagi padanya”
“semenjak kau pergi
gege, konsep kami semua berubah setiap member harus bertemu dengan manager satu
persatu mendapatkan tugas apa kami tidak tahu satu sama lain. Dan minseok hyung
tidak memberi tahuku SM memintanya untuk diet kembali atau tidak” kris
sadar mendengar penjelasan panjang lay membuat luhan akan murka pada agency
school biadab itu. “bangunkanlah dia
gege, aku ingin kau yang menyuruhnya untuk makan” lanjut lay.
Luhan mencoba untuk mengelus wajah Kim Minseok yang
terhalang oleh jarak dan hanya bisa mengelus setiap lapisan ponsel milik Kris.
“baozi, bangunlah. Bukankah kau berjanji padaku untuk dapat menjaga
kesehatanmu. Baozi”
Keadaan ini membuat Kris ataupun Lay bersimpati akan
hubungan yang dihadapi XiuHan ini. Mereka saling mencintai namun takdir tidak
menginginkan mereka untuk bersama sementara waktu ini.
“hyung maafkan aku sepertinya mereka akan kembali, aku akan
menghubungimu lagi nanti”
Video Call mereka pun terputus, dengan senyuman tipis luhan
bersyukus karena masih bisa melihat lagi mantan kekasihnya. “chagi kau mengapa
bodoh sekali, tidak menjaga kesehatanmu”.
Kris terlihat puas melihat luhan yang telah kembali
mendapatkan semangat hidupnya lagi “bagaimana? Kau puas?” candanya pada namja
cantik yang berseifat seme jika berada disekitaran Kim Minseok.
‘aku akan mengusahakanmu untuk bertemu lagi dengannya luhan’
gumam kris dalam hati.
-
Chanyeol, baekhyun, dan kyungsoo membawakan sup hangat untuk
dimakan Minseok yang masih belum sadarkan diri. “lay-sshi apa minseok hyung
masih belum sadar?” tanya kyungsoo yang meletakan sup hangat dimeja samping
tempat tidur Kim Minseok. Lay hanya menggeleng dengan raut wajah cukup kecewa
pada kondisi. “apa tidak sebaiknya kita beritahu manager?” titah baekhyun
mengusulkan ide. “agar manager bisa memberitahu pada netizen dan membuat
keadaan kita semakin memburuk, ohayolah baekkie.
EXO adalah hidangan hangat
saat ini. Kita telah menjadi sorotan termudah tahun ini” chanyeol berdengus
kesal dengan baekhyun yang tidak berfikir dulu sebelum bicara. Mendengar itu
baekhyun hanya menundukan kepala dan meminta maaf pada chanyeol.
Dan saati itu juga minseok mengiggau kembali “lu.. luhan ..
luhan” dalam pendengaran Chanyeol, Baekhyun, Kyungsoo, dan Lay nama itu tidak
asing dari pikiran mereka. Kyungsoo merasa kasihan melihat kondisi hyung nya
saat ini “minseok hyung” lirihnya sambil menyingkirkan helaian poni yang
menutupi wajah imutnya. Baekhyun menatap kearah chanyeol dan sebaliknya, tidak
untuk lay itu sudah biasa terjadi jika lay menemani minseok tidur. “dia belum
melupakan namja menyebalkan itu” runtuk chanyeol namun ditepis oleh baekhyun
dengan pukulannya “bagaimana pun luhan mantan kekasihnya minseok hyung”.
Tidak lama mata kucing minseok terbuka dengan gerakan
mencoba untuk meraih sesuatu. Dirinya meng-fokuskan diri pada pemandangan dan
teriakan “hyung” dalam ruangan itu. dan tertangkaplah sosok beberapa dongsaen
EXO sedang memandang khawatir pada dirinya.
“kalian kenapa ada disini?” tanya minseok pada bebrapa
member yang berada dikamarnya. “kau panas hyung, demam. kami khawatir saat kau
tidak sadarkan diri selama 9 jam hyung” jelas kyungsoo yang membawakan makanan
untuk namja yang terlihat seumuran itu walaupun sebenarnya tidak.
“ohh kalian
sudah merawatku? Terimakasih banyak yaa” minseok membungkukan setengah
kepalanya pada beberapa namja yang masih mengkhawatirkan kondisi dirinya.
Baekhyun mengarahkan pandangan minseok untuk melihat kearah kyungsoo “hyung
makan ya, kyungsoo sudah membuatkan sup untukmu”. Minseok mengangguk dan para
dongsaennya pun tersenyum puas ketika kyungsoo menyuapi minseok dalam suapan pertama.
“hyung apapun yang terjadi kami akan menjagamu, walaupun
sekarang bukan luhan yang menjagamu. Kau masih punya kami hyung. Percayalah
pada kami, lupakan luhan hyung. Ne?” baekhyun mencoba untuk menasehati minseok
agar tidak kembali mengingat luhan. namun lay yang mendengar itu sebenarnya
tidak ingin ada yang memisahkan XiuHan lebih jauh, tapi lay bingung harus
mencegahnya dengan cara apa. melihat baekhyun yang khawatir padanya, membuat
minseok mengerti bahwa dirinya pasti mengiggau luhan kembali.“ne aku mengerti
baekkie, maafkan aku telah membuat kalian khawatir ya. Aku akan sebisa mungkin
hidup seperti biasa, aku juga sudah biasa tanpa luhan karena kalian.
Terimakasih banyak” baekhyun yang mendengar persetujuan minseok akan nasehatnya
memeluk namja mungil yang sedang sakit itu.
‘kau mungkin akan hidup seperti biasa, namun hatimu tidak
mungkin bisa bernafas jika memaksanya hyung’ bisik lay dalam hati sambil
mengeratkan ponsel yang sebelumnya dia gunakan untuk XiuHan~


Comments
Post a Comment