ANTI FUJO?
Awalnya
aku tidak tau bagaimana mengatakan pada orang lain “cara menghargai seorang
Fujo?”. Kami sudah kuat untuk dibully dan dihina akan aktivitas kami yang sudah
menyalahi aturan. Tapi tidak salah. Kenapa? Karena mereka memberikan Fanservice
tujuannya untuk memberikan asupan pada kaum Fujo yang menyukai akan moment
Bromance. Salah atau tidaknya itu pada diri sendiri. layaknya seorang manusia
memiliki hak dan pilihan untuk menyukai sesuatu. Dan hak kami sebagai Fujo
tidak boleh kalian hina. Kami manusia sama seperti kalian terkadang sakit jika
kami tidak kuat dengan bullyan dan terkadang kami senang karena moment bromance
mengobati kami.
Bagaimana
cara menghargai Fujo untuk para ANTI FUJO?
·
Kalian bisa diam. Jangan mengatas namakan
kebaikan kalian menasehati kami. Karena sudah banyak yang mencoba menasehati
kami tapi kami tetaplah menjadi kami.
·
Kalian bisa acuhkan. Kami tidak membutuhkan
kalian yang berteman dengan memandang status apakah kami fujo atau bukan.
Seseorang yang ingin berteman dengan kami adalah seseorang yang tau bagaimana
caranya menghargai orang lain.
·
Kalian boleh mem-block, unfriend, tidak
menganggap kami serta hal lainnya yang menurut kalian itu merugikan kalian. Aku
yakin itu lebih baik dibandingkan kalian mengatakan hal buruk tentang kami.
·
Jika kalian mendapatkan pertanyaan tentang kami,
“apakah itu fujo?” kalian bisa katakan. “maaf saya bukan fujo. kau bisa
bertanya pada seseorang yang mengatakan dirinya sebagai fujo atau carilah di
google tentang pengertian fujo. tapi sebaiknya kamu tidak masuk kedunia itu dan
merendam rasa penasaranmu jika kamu tidak memiliki sifat dewasa” atau kalian
bisa memberi tahu jika kalian sendiri memiliki teman fujo, “tanyalah padanya”.
Menghargai
seorang fujo itu tidak sulit. Hati kami lembut seperti kapas. Kami menyukai
setiap moment Bromance yang terkesan manis dan menggemaskan. Terkadang aku suka
tertawa geli mereka yang beranggapan dirinya Anti Fujo tapi melihat moment
manis setiap member mereka ikut menjerit. Sebenarnya itu dikatakan Fujo ringan,
mereka menjurus ke > Shounen AI.
Fujoshi
dikategorikan menjadi 2 lapis—ada penyuka YAOI dan SHOUNEN AI, lalu apa
perbedaannya. Simple saja aku jelaskan bahwa YAOI penyuka Boys Love HARDCORE
yang notabennya untuk 17+/19+ karena mereka akan menunjukan hal-hal intim. Lalu
SHOUNEN AI lebih kepada Romance hubungan Boys Love, pertemanan cowo yang
sedikit memiliki perasaan dan lainnya. banyak yang beranggapan jika fujo itu
hanya Yaoi? Mereka tau hanya Yaoi. Dan Bromance dikatakan YAOI? Itu salah. Dan setelah
membaca ini kalian pasti sudah paham apa perbedaannya. Tapi mungkin aku lebih
menjurus ke arah Shounen AI. ( kalian yang tidak mengerti kujelaskan agar
kalian paham tentang Fujo )
UKE/SEME?
Dalam dunia Fujo kalian akan menemukan kata itu. lalu apa itu? Uke dari kata Ukeru
lebih kearah penerima atau seorang perempuan. Sedangkan Seme dari kata Semeru
yaitu penyerang atau seorang laki-lakinya. Akan aku perkenalkan 2 UKE yang aku
tambatkan dalam profile yang kusukai.
namanya
Kim Minseok dikenal dengan nama Xiumin disalah satu Boy Group Korea bernama
EXO, dia adalah Uke yang pertama kali kutemukan didunia Kpop. awal aku
menjadi Kpop karena kehadirannya di Growl. Dulunya Ia terlihat gemuk namun aku
tidak tau apa yang membuatnya terlihat kekurangan berat badan. Dunia Kpop aku
telusuri berawal darinya. Uke pertamaku yang lucu dan menggemaskan. Memiliki
sosok Seme yang tampan dan keren, berjiwa penyayang dan mereka selalu
mempulikasi kemesraan Bromancenya. Pasti kalian mengetahui siapa yang sering
dipanggil “rusa beijing”?
Namanya
Park Jimin dia adalah Uke kedua ku saat Uke pertamaku kehilangan Semenya di Exo. Ia yang
membuatku bertahan di Kpop untuk mengetahui sejauh mana perkembangan music
Korea. Karena Ia aku masih memiliki imajinasi untuk membuat sebuah cerita. Aku
tidak menyalahkan Minseok tentang hilangnya nafsu pembuatan Fanfic ku. Aku
menyalahkan diriku karena tidak menjadi Profesional sebagai seorang penulis.
Jimin aku pasangkan dengan salah satu member di Boy Groupnya BTS, seseorang
yang tidak dapat menari dengan baik dan mengatakan Uke ku lah guru dance
baginya. Memiliki sifat keibuan dan menyukai warna Pink. Kalian pasti tau
siapa?
Bahasa
Fujo, Yaoi, Shounen Ai, Ukeru, Semeru adalah bahasa yang berasal dari Jepang.
Poin dari ini semua sebenarnya karena aku sudah tidak tau harus mengatakan apa
lagi untuk para anti fujo yang memiliki cibiran pedas. Aku ingin kalian
menghargai kami, bukan berarti kami Fujo tidak tau hal buruk apa dalam
aktivitas yang kami lakukan. Tapi semua tergantung pada diri sendiri bukan? Biarkan
hal buruk kami menjadi rahasia kami. Dan kalian tidak perlu tau alasan apa kami
menjadi seorang Fujo J.
Tidak semua Fujo tidak memiliki masa depan looh, bahkan Fujo jauh lebih
mendekati kata cinta yang tulus untuk masa depannya. Ia bertahan menjadi Fujo
walau tau itu menyakitkan. Tidak berbeda dengan pasangannya nanti. Berjuang
walau kadang harus merasakan manis dan pahitnya. Aku memiliki pasangan kok yang
menerimaku menjadi Kpop serta Fujo. awalnya dia tidak mengerti mengapa aku
menyukai hal seperti ini, tapi setelah aku menjelaskan. Iapun mencari tau
alasan apa seseorang menjadi Fujo. Ia menerimaku apa adanya, dan akupun
sebaliknya. Tidak melarangku melakukan aktivitasku. Dan aku yakin suatu hari
nanti secara perlahan, dan bertambahnya usia. Jiwa Fujoku akan menghilang seiringan
waktu. Itu akan menjadi kenangan manisku “kenapa aku dulu menjadi bagian
seorang Fujo?” itu adalah hadiah termanis nantinya yang mungkin akan menjadi
rahasia ku dan kekasihku setelah menikah.
Ingat
ya! Bukan penghalang kalian Kpopers atau Fujo menjalin hubungan manis dengan
lawan jenis kalian. Ada waktunya kalian bisa merasakan kesenangan menjadi Fujo,
juga kebingungan melepaskan jiwa Fujo kalian. Itu tergantung pada diri kalian
sendiri. ANTI FUJO adalah cobaan kalian. Tutup kuping untuk mereka yang
mengatakan ketus pada bangsa kita, semua mengerti pada waktunya. Menghargai
adalah poin dari tulisanku kali ini.
*******
^_^







Comments
Post a Comment