Devil Without You Chapter 10


“ARRRRGGHHHHHHH!” sebuah teriakan lah yang mereka dengar dari mulut Jin yang awalnya diam. “PARK JIMINN! ARRGGHHH!” Jin mengacak rambutnya frusatasi. Ia tidak dapat melakukan apa-apa setelah pilihan bodoh itu menghukumnya dengan menghapus takdir dirinya dengan Jimin.

“PARK JIMIIINNNNNNNN”

.
.
Chapter 10
 Song Pendukung :
Jang Jae In Ft. Nashow – Auditory Hallucination
Lyrics Kim Na Young x Mad Clown - Once Again
My Love - Lee Hi
.

.
bisakah aku bertemu lagi?
Saat mendapatkan takdir ini
Yang telah terlewati dari waktu ke waktu
Mungkin cerita kita menjadi sebuah mimpi yang kita tak bisa bangun
Suaraku tak bisa datang kepadamu yang jauh
Bahkan jika hanya sekali saja

Aku mencintaimu, jauh di dalam hatiku
Jangan biarkan aku menangis.
[ Lyrics Kim Na Young x Mad Clown - Once Again ]
~
Mata yang sebelumnya terpejam sangat lama, telah terbuka lebar. Jimin telah sampai pada kehidupan barunya. Dunia yang menakutkan yaitu neraka menjadi tempat tinggalnya sekarang. Semua penghuni neraka berteriak serentak ada yang histeris senang, takut, dan tunduk. Mereka semua menghormati Lucifer atau yang Jimin kenal dengan nama Kim Taehyung. “apa kau takut?” Tanya Taehyung yang tau perasaan Jimin.

“sedikit. Aku hanya belum biasa Tae.. maksudku Lucifer” Jimin memanggil nama Taehyung dengan nama Agungnya. Itu berhasil menimbulkan tawa kecil, karena Jimin sangat lugu.

“kau tidak perlu memanggilku dengan nama Lucifer. Panggil aku dengan nama Taehyung seperti dulu” jelas Taehyung, tatapan Jimin membuat Ia mengingat kesalahannya karena telah menyakiti namja mungil itu lama. “maafkan aku, maaf karena telah membuatmu seperti ini. Setidaknya jika kau tidak hidup sebagai manusia, kau bisa hidup bersamaku disini. Aku bersumpah akan selalu bersamamu, menjagamu, dan membuatmu bahagia selamanya disampingku”

Jimin mempoutkan bibirnya, “kau benar-benar mencintaiku, Kim Taehyung”

“Apa itu salah?”

Namja mungil itu menggelengkan kepalanya, “sejak menjadi manusia kau selalu melakukan hal itu, mereka mengatakan cintamu buta.. tapi sebanyak apapun aku menolakmu. Maka kau akan lebih keras melindungiku dan bahkan merelakan kepergianku dengan Jin” Jimin menatap mata Taehyung intens. “tapi Taehyung-ah mereka mengatakan kalau aku akan sangat berbahaya bila sepenuhnya menjadi iblis. Kekuatanku mungkin akan mengalahkanmu yang seorang Lucifer. Apa tidak sebaiknya kau membiarkan aku dilenyapkan? Aku akan selalu hidup dihatimu”

“tidak! Aku tidak akan membiarkanmu dilenyapkan. Sekalipun kekuatanmu lebih besar daripada aku. Aku akan tetap menjadikanmu Iblis dibulan merah. Aku tau kau tidak akan pernah berubah karena aku yakin kau pasti mengingat siapa aku, Kim Taehyung.”

Setelah menenangkan namja yang dicintainya. Taehyung mengajak Jimin memasuki kamar barunya yang sudah lama Ia siapkan. Suasana romantic berkumpul dalam ruangan tersebut. Terdapat foto Jimin terpasang dimana-mana. Alunan music “My Love- Lee Hi”  menyamarkan perasaan Taehyung yang sulit diungkapkan. Hal itu membuat Jimin terharu karena besarnya cinta Taehyung tidak pernah Ia coba mengerti. “ini..”

“aku membuat kamar ini sudah sangat lama, dan aku tidak percaya kau benar-benar akan menempatinya” Taehyung menyembunyikan rona merah di wajahnya, “aku sangat bahagia, benar-benar bahagia”.

Jimin berfikir setelah mengetahui takdirnya dengan Jin telah terhapus. Mungkinkah takdir itu berpihak pada Taehyung. Entah bagaimana Jimin merasakan perasaan yang ingin menerima Iblis dihadapannya dengan cinta. “Jimin” suara Taehyung mengembalikan kesadaran Jimin.

“Nde?”

“kau menyukainya?”

“Ah? Nde, Aku menyukainya”

ketukan pintu pada kamar baru Jimin terdengar. Hoseok datang setelah diizinkan Taehyung masuk. Memberi hormat pada Lucifer lalu memberikan informasi, “Khronos mengundang anda ke Castle Waktu, untuk membicarakan penyatuan yang akan terjadi ketika bulan merah. Saya tidak yakin, tapi ini pasti sebuah jebakan. Sebaiknya Saya menemani anda”

“Tidak perlu. Aku akan datang sendiri dengan bawahan yang lain. Kau serta Shin Gyu temani Jimin, mengerti?”

kepergian Taehyung mendapatkan larangan, “Hoseok mengatakan itu berbahaya. Biarkan dia ikut denganmu” Ucapnya khawatir.

“apa kau tau, nyawaku bukanlah ada pada diriku. alasan aku meminta mereka berada disampingmu karena nyawaku ada padamu. Maka itu jika mereka menginginkan aku selamat, mereka harus melindungimu apapun yang terjadi”

“nyawamu ada padaku?”

“Nde. Aku memberikan nyawaku agar kau hidup kembali. Jadi jika mereka melenyapkanmu maka aku juga akan ikut mati”

Taehyung mulai melangkah pergi dari kamar. Membiarkan Jimin termenung memikirkan kata-katanya. ‘kenapa kau melakukan itu Kim Taehyung, menyerahkan nyawamu pada ku adalah hal yang bodoh. Mereka mengincarku, dan kau malah…’ batin Jimin bicara. Hoseok memperhatikan ekspresi Jimin sangat mirip dengan Jungkook. Ia mulai merasakan kerinduan pada namja cantik mantan majikannya dulu.

[ Castle Waktu ]

Taehyung berjalan santai dengan beberapa bawahan Iblis menemani. Sebuah pertemuan yang dinantikan Taehyung akan kemenangan yang perlu dirayakan. Di Castle Waktu lah, Ia bisa menyombongkan diri. Karena Khronos lah yang memulai namun Khronos lah yang kalah. Sampai pada ruangan tempat Khronos menunggu, Taehyung tersenyum bangga. “kau mengundang seorang pemenang, apa kau masih belum puas membelenggu ku?” Taehyung duduk di sofa dengan meletakan kaki di meja.

“kau fikir, kau sudah menang Lucifer?” tawa Khronos singkat, “aku mengundangmu bukan untuk membuatmu merasa bangga atas kemenangan mu didunia manusia. Aku hanya ingin memperingatkanmu sekali lagi, kalau kau mengubah anak manusia itu menjadi iblis. Kau sama saja menentang kehendak Tuhan”

“dasar apa kau mengatakan hal itu? Apakah kau ingin mengubah takdir Iblis yang suka menentang?”

“Anak itu seharusnya sudah mati, tapi kau malah memberikan kehidupan dengan menjadikan dia Iblis, licik sekali” Khronos menggebrak meja, meluapkan emosi. “kau membuatku kesal!”

“hanya karena aku mengubah waktu sekali, semarah ini kah seorang penjaga waktu”

“mengubah waktu sama saja mengubah takdir semua manusia! Kau harus tau hal itu! Dan bukan aku yang merasakan dampaknya melainkan banyak yang menyalahkan ku karena lalai memperhatikanmu bermain-main di dunia manusia! Sekarang satu manusia bernama ‘Kim Seok Jin’ telah melepaskan belenggumu dan menghapus takdir dengan Jimin. apakah kau belum puas mempermainkan takdir manusia itu?!”

“aku tidak menghancurkan takdir siapapun. Aku hanya mempertahankan dan melindungi seseorang yang kucintai” balas Taehyung dengan menurunkan kakinya. Mengambil sikap sempurna seorang pemimpin. “jika kau ingin mengganggu penyatuanku dengan Jimin, aku akan izinkan. Karena tidak ada yang bisa kau lakukan sekarang. Sang ‘korban’ sendirilah yang melepaskan belenggumu dariku. Itu artinya Ia merelakan semuanya dan aku tidak terbukti bersalah”

Seluruh pasukan penjaga waktu menyodorkan senjata pada Taehyung. Mengepung Taehyung dan siap memasukan Lucifer pada penjara bawah tanah mereka. Mendapatkan perlakuan seperti itu, tentu penjaga Lucifer mengambil posisi melindungi. “apakah kau akan membunuhku di tempat ini? Pengecut sekali”

“aku sudah tidak akan main-main melawanmu” Khronos mengumpulkan seluruh kekuatannya. Sedangkan Taehyung masih berada dalam suasana tenang. Ia memejamkan mata, dan merubah mata itu menjadi merah sempurna. Itu berarti Taehyung tidak lagi mengampuni sikap Khronos yang menantang. “kau menghadapi iblis yang marah” pertemuan berganti pertempuran.

Jimin yang berada dalam kamar merasakan sakit pada dadanya “Argh!”. Ia terjatuh dengan menyenggol vas bunga yang terpajang di meja kamar. Hoseok yang mengetahui hal itu, segera memeriksa keadaan Jimin. sepertinya ini efek dari kekuatan Iblis yang ada di dalam tubuh. Sentuhan Jimin pada tangan Hoseok menyadarkan namja itu yang kebingungan harus melakukan apa. “Hoseok-ah. Bisakah kau mengeluarkan nyawa Taehyung dari tubuhku?” pinta Jimin.

“aku tidak bisa melakukan hal itu. Lagipula kau belum memiliki nyawa sendiri, sebelum penyatuan terjadi kau akan bergantung pada nyawa Taehyung”

“tapi..”

“sejujurnya kau tidak memiliki jantung layaknya manusia Jimin-ah. Maka itu kau bisa hidup karena setengah nyawa Lucifer ada pada dirimu” Hoseok menjelaskan, membuat Jimin mengerti sesaat. “tenangkan dirimu. Ini hanya efek sementara dari kekuatan Iblis”

Mendengar itu Jimin menahan rasa sakit dengan memejamkan mata. Berusaha untuk tidak merasakan apa-apa. Ia memutar ulang ingatan saat menjadi manusia, bertemu dengan Taehyung, menjalin hubungan dengan Jin, serta memiliki teman-teman yang menyayangi. “Jin-sshi” panggilan itu tidak sadar diucapkan Jimin.

~
Mimpi akan hilang saat kau mencapaiku
Kepingan salju akan mencair
Setiap kali merindukanmu
Aku akan pantas untukmu
Aku tak bisa menahanmu
Masih merindukanmu dan berpikir bahwa kau akan datang
Masih berharap bahwa kita akan bertemu lagi suatu hari nanti
Akhir dari awal cinta seperti demam yang parah.
[ Lyrics Kim Na Young x Mad Clown - Once Again ]
~

[ Kamar Jin ]

Hampir seminggu Jin tidak keluar dari kamar. Ia menghentikan seluruh kegiatan sekolah, serta menutup diri. Jungkook datang berkunjung setidaknya ingin menjenguk mantan kekasihnya itu bersama Namjoon. Sayangnya, kedatangan mereka tidak memberikan hasil apa-apa. Orang tua Jin sudah tidak tahan mendapatkan perlakuan acuh dari Jin. Ia meminta bantuan banyak pihak agar bisa membuat putranya itu keluar dan semangat menjalani hidup kembali. Namjoon dan Jungkook mengetuk pintu kamar Jin beberapa kali. Tidak ada jawaban. Semua terjadi setelah kejadian di tanah kosong itu mempertemukan mereka dengan Jimin.

“Kim Seok Jin! Kau tidak bisa seperti ini terus! Keluar dan bicara dengan kami!” teriakan Jungkook masih diabaikan dan tidak memberikan hasil. Terpaksa Jungkook meminta Namjoon untuk mendobrak pintu tersebut. Dan beberapa kali dicoba, pintu itu berhasil di robohkan. Tampak kesedihan pada wajah Jin yang pucat. Kamar yang tidak terlihat diurus, karena telah terkunci selama seminggu penuh. “apa menurutmu ini bisa mengembalikan kekasihmu? Aku sangat tau bagaimana kondismu. Tapi dengan sikap seperti ini, tidak menandakan kau mencintai Jimin! aku kecewa padamu, Kim Seok Jin!”

Diamnya Jin membuat Namjoon dan Jungkook lelah bicara. Sampai pada kedatangan Yoongi dengan buku ‘Museum Cleo’ mengembalikan kesadaran Jin yang sejak awal tidak mau bicara. “aku harap ini bisa membantumu”

Jin membaca buku yang dilemparkan Yoongi, “Museum Cleo?” kepala itu mendongak untuk mengucapkan terimakasih. Dan sekarang Jin sibuk membaca isi di dalam buku tersebut. “isi buku itu berubah, sejarah buku itu seperti kisahmu Jin dan bagian terakhirnya bisa kau lihat. Semua berakhir” lanjut Yoongi menambahkan.

“ANI! ANI! ANI!”

“Kita tidak bisa merubah takdir! Jadi berhentilah seperti ini! Lepaskan Jimin, buang masa lalumu!” perintah Yoongi yang menarik pakaian Jin pada bagian kerah. Air mata itu menetes menghadapi Jin yang terus menggila. Jungkook dan Namjoon membantu Yoongi untuk memegang Jin yang histeris saat mengetahui kebenaran sebuah cerita. Benturan pada buku Museum Cleo yang terlempar melukai kening Yoongi.

Namjoon yang tidak terima atas tindakan Jin yang sudah di luar batas. Menghasilkan pukulan keras pada wajah Jin, dan berhasil mendiamkan namja itu. Keadaan Yoongi segera di cek Namjoon cemas. Sedikit memerah, hanya saja Yoongi mengatakan ‘itu bukanlah masalah’. Yoongi meminta waktu Namjoon untuk pergi lagi. Sementara mereka mengurus Jin yang tidak bisa ditinggalkan sendiri.

Yoongi pergi ke sekolah lagi dan berlari menuju atap sekolah. Ia mencari keberadaan seseorang yang mungkin bisa dimintai pertolongan. Beberapa kali mencari nama ‘Park Chanyeol’ didaftar list murid, tidak satupun ditemukan. Semua tentang Chanyeol, Taehyung, Hoseok telah terhapus waktu. Kini kehidupan tampak lebih normal kecuali beberapa orang yang telah berhadapan dengan Lucifer. “Park Chanyeol! Apa kau mendengarku! Park Chanyeol, aku mohon datanglah!” merasa percuma Yoongi berteriak. Sekarang Ia mulai duduk lemas. Tidak ada yang bisa Ia lakukan untuk memanggil makhluk halus seperti Chanyeol. “aku mohon datanglah” suara itu tidak lagi semangat.

Terdapat ide gila yang mungkin bisa Ia lakukan untuk memunculkan Chanyeol. Mengingat Ia menaruh kebencian pada kedekatannya dengan Namjoon. Hal itu menyimpulkan akan perasaan hati Chanyeol yang disembunyikan. Sedikit Ia memanjat pembatas pagar dari lantai atas Sekolah. Serbuan angin mulai meniupi tubuh serta rambut Yoongi yang berantakan. “aku tau kau menyukaiku. Maka itu datanglah Park Chanyeol” bisik Yoongi sebelum tubuh itu dijatuhkan.

Benar dugaan, waktu berhenti sesuai permintaan Yoongi yang menginginkan kedatangan Chanyeol. Sedikit memutar ulang sebelum Yoongi melakukan lompatan, lalu mengembalikan semua menjadi normal. Yoongi yang memejamkan mata mendapatkan sentilan pada keningnya. Mata cantik itupun terbuka, kecil namun menggemaskan Chanyeol. “apa kau bodoh? Menginginkan kedatanganku dengan bunuh diri. Ide yang sangat gila. Bagaimana jika nanti aku tidak datang, dan kau mati?”

“Chanyeol jawab pertanyaanku, apa benar takdir Jimin dan Jin sudah berakhir?”

“kau sama sekali tidak mendengar apa yang kukatakan?” kesal Chanyeol, “aku tidak tau” balasnya asal.

Dorongan pun Yoongi lakukan untuk memojokan namja tinggi itu, seperti posisi seme serta uke bertukar. “yak! Kau harus menjawab pertanyaan ku!” mendapati sikap menakutkan Yoongi yang sebelumnya penakut menjadi pemberani. Membuat Chanyeol menelan ludah dan menjawab ragu, “Nde.. takdir mereka telah terhapus. Katakan pada namja itu untuk menjalani hidupnya lebih baik lagi, dan lupakan namja bernama Jimin itu! Karena semua telah berakhir”

Yoongi berjongkok lemas, “apa tidak ada yang bisa kita lakukan? Untuk mengembalikan takdir tersebut”

“kau memperdulikan nasib orang lain sedangkan nasibmu sendiri kau abaikan. Sebaiknya kau bersiap-siap karena setelah penyatuan Iblis Jimin dengan Taehyung dilakukan, kehidupan manusia akan hancur. Dan mungkin akhir dunia akan terjadi”

“akhir dunia?”

“penyatuan bulan merah merupakan pernikahan Iblis. Dan status Jimin yang bukan iblis sepenuhnya akan membahayakan banyak posisi, bila menjadi Iblis. Pada dasarnya setiap manusia  tersimpan 7 sifat iblis, Sombong, Serakah, Nafsu, Iri, Rakus, Marah, dan Malas. Itu merupakan sifat alami manusia yang mirip dengan Iblis, jika Jimin yang asli manusia mendapatkan penyatuan tersebut serta menjadi iblis tentu itu akan menjadi kekuatan yang sangat besar. Tuhan menciptakan manusia lebih sempurna daripada kami yang bukan manusia. Dan hal yang salah jika mengubah apa yang telah ditetapkan Tuhan. Sesungguhnya Iblis pernah tinggal di surga tetapi ketika menentang Tuhan, mereka dilemparkan ke neraka. Itu sebabnya kemungkinan nanti Iblis yang menyatu dengan Jimin akan berbuat seenaknya. Menghancurkan ciptaan Tuhan yang sempurna adalah misi utama”

Bunyi bell sekolah terdengar begitu pelan. Cerita Chanyeol focus Yoongi dengarkan. “Sejak awal mengenal Jimin takdir anak itu memang di perhatikan dari berbagai elemen. Berusaha sebaik mungkin menyatukan Jin dan Jimin, dan menjauhkan Taehyung. Sayangnya seiring berjalannya waktu itu semua tidaklah berhasil. Pada akhirnya Iblis lah yang memenangkan takdir ini.”

“apa ada cara agar bisa menghentikan pernikahan tersebut?”

Mata Chanyeol berubah biru, “ada. Melenyapkan Jimin adalah cara terbaik”. Dalam percakapan mereka tampak seekor kupu-kupu merah menghampiri Yoongi. Ia sangat cantik, sampai ingin Yoongi pelihara. Ketika akan ditangkap kupu-kupu itu menjelma menjadi sebuah buku “Bloody Book” Chanyeol yang mengetahui hal itu, segera memberi tahu Yoongi. “itu buku dari catatan hati kalian yang masuk ke dalam sebuah cerita. Sebelum ingatan dihapuskan, semua pesan kalian disimpan disitu namun hanya Jin yang bisa mengeluarkan tiap hangul dari lembaran kertas kosong tersebut dengan darahnya” lanjutnya.

“sebelumnya Jin sudah meneteskan darah nya dibuku ini. Karena beberapa pesan kami telah keluar semua. Tapi ada beberapa lembar diakhir buku yang masih kosong” Yoongi bertanya,

“itu pasti bagian Jimin”

~
Aku berdiri  titik akhir dari awal
Seperti alarm  sendirian di kegelapan
Bersedih, cahaya menyalakan lampu
Apapun yang aku fikirkan, jawabannya adalah dirimu
[ Lyrics Kim Na Young x Mad Clown - Once Again ]
~

Ambruknya Taehyung memasuki kamar Jimin, membangunkan namja mungil itu yang sebelumnya tertidur. Tubuh berlumuran darah serta luka dimana-mana menambah kekhawatiran Jimin. “gwenchana? Taeyung-ah” Suara itu terdengar gemetar. Di selingan kecemasan Jimin yang melanda terdapat suara tawa yang bernada rendah. “aku tidak apa-apa” jelas Taehyung menghapus darah yang Ia dapatkan dari Khronos.

“kau yakin? Darahnya sangat banyak keluar”

Tangan Jimin yang tengah memeriksa mendapatkan genggaman, “aku benar-benar tidak apa-apa Jimin-ah” Taehyung meletakan kepalanya pada pangkuan Jimin. “sudah lama aku tidak melakukan ini” lanjutnya.

Mereka saling bergenggagaman tangan. Jimin tidak ingin melepaskan tangan Taehyung, dan membiarkan tangannya itu kosong. Membiarkan Taehyung tertidur di pangkuan. “apa yang akan terjadi jika aku tidak dapat mengenalmu selesai penyatuan bulan merah itu Taehyung?”

“Kita akan mati bersama”

“bisakah aku mati sendiri?bagaimana bisa kau mati dan meninggalkan tugasmu di Neraka?”

“Aku akan menyerahkan kekuasaanku pada Hoseok. Aku tidak akan membiarkanmu mati atau dilenyapkan sendirian” Air mata Jimin yang menggantung disadari Taehyung. Ia segera menghapus air mata yang belum sempat menetes. Ketakutan mereka sama. Jimin ataupun Taehyung memiliki ketakutan yaitu dilenyapkan. Seandainya mereka ditakdirkan bersama mungkin Taehyung akan sangat bahagia. Tapi sejak awal takdir mereka telah ditentang, sedangkan Taehyung sangat mencintai Jimin. sekalipun Ia harus dilenyapkan karena dosa, maka Ia akan terima. Setidaknya takdir walau hanya sekali bisa berpihak padanya dan Jimin. “aku ingin hidup bersamamu di kehidupan kedua Jimin-ah”

Hoseok serta Shin gyu hanya memperhatikan dari luar Castle tentang kehidupan cinta pemimpin mereka. Penantian menuju bulan merah tidak akan lama lagi, menjelang hal itu maka mereka harus berada pada pertahanan yang kuat. Tidak peduli apapun. Mereka yakin Khronos atau Chanyeol memiliki banyak cara untuk menghentikan penyatuan Iblis. “apa yang akan terjadi pada iblis saat penyatuan itu terjadi?” tanya Shingyu.

“jika Jimin tidak mengingat Lucifer mungkin kita semua akan berada dibawah kendalinya. Karena Lucifer akan dihisap kedalam tubuh Jimin, yang menjadi bagian dari nyawa Jimin. dan hal yang pasti Jimin lah yang akan menjadi Lucifer sekaligus Tuhan yang menghancurkan Dunia. Tetapi apabila Jimin mengingat Lucifer kemungkinan kita bisa mengendalikan semua, dan Lucifer akan hidup bahagia dengan Jimin yang telah resmi menjadi Iblis sepenuhnya”

“Oppa.. berapa persen dari keduanya yang akan terjadi?”

“kemungkinan terburuk 90% terjadi sedangkan 10% untuk kemungkinan baik”

.
[ Dunia Manusia ]

Jin meneteskan darah dibagian terakhir buku ‘Bloody Book’ sesuai perintah Yoongi yang membawanya. Mereka yang penasaran hanya bisa menunggu beberapa hangul muncul dari balik kertas tersebut dengan sihir darah Jin. Berbeda dengan Chanyeol yang terus mengawasi Yoongi duduk disebelah Namjoon. Saat hangul itu perlahan-lahan keluar, Jin membaca isi hati Jimin.

“Aku tidak tau akan berakhir kemana takdirku. Apakah aku bisa bersama denganmu atau aku harus melepaskanmu dan meninggalkanmu. Sejujurnya Jin kau akan menemukanku, aku seakan telah mengetahui takdirku sendiri. Dan takdirku adalah kau menemukanku. Kau berhasil untuk menyelamatkanku, mungkin ini aneh. Tapi aku membaca itu saat aku dibangkitkan kembali dari kematianku oleh Taehyung.

Aku tidak tau bagaiamana nasib Taehyung. Aku tidak tau bagaimana nasib teman-teman yang lain. Yang aku tau hanya kau akan menyelamatkanku. Tetapi
Jin aku tidak ingin kau memaksakan dirimu, karena sesungguhnya aku berhasil diselamatkan hanya lewat keberuntunganmu saja. Aku tidak yakin kau bisa menyelamatkanku dengan keinginan serta keeegoisanmu. Aku mohon jangan lakukan itu, karena itu hanya akan membunuhmu. Biarkan aku pergi. Lepaskan aku. Hiduplah dengan baik sebagai mansuia. Aku akan memantaumu dari tempat yang paling jauh. Dan kau tetap bisa merasakan kehadiranku dari hatimu. Aku mencintaimu Kim Seok Jin”

Jin duduk dengan memeluk buku yang terdapat isi hati Jimin. “Ia mengatakan aku bisa menyelamatkannya dengan keberuntungan. Sedangkan aku sendiri tidak tahu harus bagaimana untuk menyelamatkannya. Ia mengatakan takdir nya bisa diselamatkan olehku.” Lirikan mata Jin mengarah pada Chanyeol. “Chanyeol aku mohon bantu aku. Bawa aku dunia neraka” Jin bersujud memohon.

“untuk apa? Kau tidak mau mendengarkanku, untuk apa aku mendengarkanmu?”

Yoongi menyentuh tangan Chanyeol yang perhatiannya langsung teralihkan, “kau bisa membawa kami semua kan, kami mohon. Hanya kami yang dimiliki Jimin”

Chanyeol berdiri dan menjauh dari Yoongi. Semua mata penuh harap pada Chanyeol. Membawa manusia kedunia lain, apa beda dirinya dengan Taehyung. Ia yakin akan terkena hukuman jika Khronos mengetahui Ia membantu manusia masuk ke dunia mereka. Jungkook pun memberikan pernyataan, “bawa kami kepada Jimin, aku yang akan bicara pada Jimin untuk tidak melanjutkan keingingan Taehyung”

“Aku juga akan bicara dengan Jimin” Namjoon ikut meminta.

Yoongi tersenyum kearah Chanyeol, “apa harapan kami tidak bisa kau dengar? Bantu kami untuk bertemu Jimin”

“bagaimana jika Jimin masih ingin melanjutkan keinginan Taehyung?” Chanyeol bertanya kepada semua mata yang berharap bantuannya.

“aku yang akan melenyapkan Jimin” balas Jin dengan tatapan tajam. Yoongi, Jungkook dan Namjoon menundukan kepala mendengar perkataan Jin yang siap melenyapkan sang kekasih. Itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan seseorang yang dicintai. Semoga ini bukanlah satu-satunya jalan pikir semua.

“kalau itu yang kalian inginkan, maka aku akan mencoba membantu semampu ku”

To be Continue...

Hai! Sudah lama aku tidak Post kelanjutan fanfic Devil Without You. aku merindukan kalian yang masih menunggu karyaku satu ini.. aku merindukan jimin namun aku sangat sibuk sampai tidak memikirkan jimin lebih lama dari biasanya. semoga kalian readers masih mau membaca fanfic ku :* aku sayang kalian, sayang jimin (uke sejuta umat) :* doakan aku kesibukanku segera berakhir dan bisa melanjutkan fanfic ini hingga akhir. #ParkJimin #KimSeokJin #KimTaehyung #JeonJoonKook #JungHoseok #MinYooing #KimNamjoon #KimShingyu #ParkChanyeol #BTS #JiminUke #JiminBot 

Comments

  1. Seriously,thank u for the update..i really miss this fic and u authornim..hehe..hwaiting~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah 😳 i really miss this fic and your comment lol 😘 thanks for always waiting my fic,, sorry for late update because i must to finish my university 😂

      Delete
  2. Finally update jga, gomawo. Mian baru review di chapter ini, jatuh cinta bgt sma ff ini setelah skian lma susah nyri ff jinmin akhirnya nemu jga dsni thank youuuu😘😘 semoga bsa update lgi, di tunggu bngetttt perjuangan jin nyelametin uke tercinta😚😚

    ReplyDelete
    Replies
    1. 😳 wah terimakasih banyak sudah menemukan fic ini,, aku harap secepatnya bisa update lagi setelah skripsi 😂 uke tercinta lol 😘😘

      Delete

Post a Comment

Popular Posts