Devil Without You Chapter 12


.
.
Chapter 12
Song Pendukung :
Jang Jae In Ft. Nashow – Auditory Hallucination
Lyrics Kim Na Young x Mad Clown - Once Again
My Love - Lee Hi
.

apa itu namaku? Siapa kau?”
.

Jiwa iblis Jimin bertemu dengan penglihatan Yoongi yang berusaha menghindar. Pandangan Yoongi semakin memburam seakan membuta. Kegelapan yang kuat, mencoba membunuh penglihatan Yoongi yang akan kabur.

Dilain tempat, Khronos terus berusaha mengembalikan penglihatan Yoongi dan mematikan All Seeing Eyes. Sayangnya itu tidak dapat dilakukan. Kegelapan jiwa iblis Jimin yang sedang bertemu dengan Yoongi melarangnya meninggalkan pikiran Jimin. khronos terus mengeluarkan kekuatannya di bantu Chanyeol, yang mulai tidak kuat menahan kegelapan iblis baru di tubuh Jimin. “kita tidak boleh kalah dari iblis baru itu, bagaimana pun Yoongi harus selamat” perintah Khronos.

Chanyeol berteriak mencoba membangunkan Yoongi yang masih dalam keadaan tertidur. Mendapati keadaan panic tersebut, Namjoon berusaha memasuki segel karena terlihat sangat jelas semua sudah tidak terkendali. “MIN YOONGI!”

.

.
kegelapan yang merupakan kekuatan jiwa iblis Jimin menelan hidup-hidup Yoongi. “Ji—Min—..” seakan cahaya datang menolong penglihatan Yoongi dari ruangan yang sebelumnya ingin dimasuki. Yoongi terhisap menembus pintu ruangan yang terkunci.

Penglihatan itu kini tampak kembali jelas, Ia menemukan jiwa manusia Jimin yang sejak tadi di cari sedang tertidur dengan mata tertutup. “Jimin! bangunlah aku mohon”. Penglihatan Yoongi mendekat kewajah Jimin dan berusaha membangunkan jiwa manusia itu. “Park Jimin!”

Sedangkan diluar Jiwa iblis Jimin masih kebingungan dengan jiwa nya yang menyerupai tubuh manusia. ini bukanlah tubuh Iblis dengan kekuatan Iblis, tetapi aku merasakan kekuatan yang sangat besar dari tubuh ini. Apakah mungkin aku tercipta dari dosa seorang manusia? Lalu dimana jiwa manusia itu”  jiwa iblis Jimin itu mencari keberadaan jiwa manusia Jimin untuk menguasai seluruh tubuh itu sendiri.

.
Jiwa manusia yang ditunggu Yoongi akhirnya terbangun dari tidur. Ia tidak bisa melihat penglihatan Yoongi ataupun mendengar suara Yoongi yang menyampaikan pesan. Mata manusia Jimin tampak pasrah, tidak memiliki kehidupan sama sekali.

Yoongi memberitahu Khronos, “Khronos aku tidak bisa berinteraksi dengan Jimin, apa yang harus aku lakukan? Khronos!!” masih tidak mendapatkan respon dari sang pemimpin waktu. Namun disaat kebingungan melanda, beberapa rekaman masa lalu tengah diputarkan. Yoongi menggunakan penglihatannya untuk memandang kesetiap sudut yang menyiarkan masa lalu Jimin dari bertemu Taehyung maupun Jin. Jimin seakan ingin memberi tahu tentang perasaan rindunya kepada Taehyung dan Jin yang dulu selalu menyayanginya sebagai seorang manusia. Pertemuan dengan Iblis menghancurkan takdir yang pencipta berikan untuk Jimin.

.
.
saat Jimin berusia 7 tahun di sebuah panti asuhan, Ia tidak memiliki semangat hidup. Ingin mati setelah mengetahui bahwa Eommanya meninggalkan Ia sendirian. Taehyung yang menjelma menjadi manusia datang dengan membawa orang tua palsu untuk Jimin. ia mengulurkan tangannya dan berhasil mendapatkan hati Jimin yang masih terasa begitu gelap. Aroma kebencian yang Taehyung rasakan, semakin menambah rasa cintanya. Ia tidak mengerti bahwa cintanya mulai bertambah seiring waktu berjalan. Taehyung tidak mengingat siapa dirinya, karena hanya Jimin yang ada memenuhi seluruh isi kepalanya.

Senyuman tulus Taehyung menghilang disaat pertemuan takdir Jin dengan Jimin tercipta. Taehyung masih tidak ingat siapa Ia sebenarnya. Berusaha menerima kenyataan bahwa cintanya tidaklah terbalas.
.
.
rekaman itu terus berputar, sedangkan Yoongi hanya bisa menonton sampai akhir.

.
.
kecelakaan yang memisahkan Jin dengan Jimin menjadi takdir yang membuka peluang bagi Taehyung untuk membangkitkan diri sebagai seorang Iblis. Ia memunculkan kebenaran dan membangkitkan Jimin yang telah mati bersama dengan Hongbin.
.

Air mata Yoongi menetes saat Jimin bereaksi ketika kematiannya diputarkan. Ia pun kembali focus kepada rekaman yang masih setia diputar ulang.

.
pernyataan cinta Taehyung kepada Jimin meluluhkan jiwa manusia sehingga Jimin mengizinkan Taehyung menjadikan dirinya sebagai Iblis. Tidak ada perasaan ragu yang dapat terlihat dari persutujan Jimin. “Aku akan buktikan ingatanku tidak akan termakan Iblis didalam tubuhku nanti saat Jiwa manusia ku telah lenyap. Dan jiwa Taehyung akan kembali pulang ke tubuh pemiliknya. Dengan begitu semua elemen tidak memandang rendah Taehyung lagi” ucapan itu menjadi alasan yang membuat Yoongi mengerti sekarang apa yang menjadi posisi Jimin.

.
Yoongi sulit menelan ludah, dan merasa tidak nyaman.
.

sampai pada perlakuan Taehyung yang menghilangkan penglihatan Jimin, video itu masih berputar memberi tahu Yoongi.

.
saat kejadian Taehyung mengambil penglihatan Jimin, Yoongi tau bagaimana mendiskripsikan tempat keberadaan Jimin. Ia berusaha membangunkan dirinya untuk memberi tahu Khronos dengan masuk ketubuhnya lagi. Hal tersebut dihalangi kekuatan jiwa iblis jimin yang tidak mengizinkan makhluk lain keluar. Jiwa Iblis Jimin telah bertemu Yoongi sebelumnya, itu membuktikan bahwa Yoongi tidak akan keluar dengan mudah dari pikiran Jimin.

pintu ruangan jiwa manusia Jimin berada mulai terdengar dobrakan yang sangat besar. Yoongi ingin menghentikan, tetapi ternyata sihir All Seeing Eyes telah non-active. Yoongi pun kembali ke tubuh manusia nya dengan ciuman Namjoon. Seperti seorang putri yang dibangunkan pangeran dengan kecupan cinta sejati dari kutukan. “Namjoon” panggil namja cantik itu yang segera mendapatkan pelukan erat.

“aku fikir akan kehilanganmu! Aku tidak ingin kau melakukan hal ini lagi!”

tubuh Namjoon yang penuh luka, disadari Yoongi. “luka ditubuhmu?”

“dia memberontak saat mengetahui bahaya mengancam nyawamu. Ia menembus segel sihir yang terus melukainya berkali-kali” Chanyeol menjelaskan perjuangan Namjoon pada namja yang Ia sukai. Sekarang Chanyeol sadar bahwa manusia memang mencintai tanpa timbal balik, berjuang walaupun harus terluka. Ia menutup perasaannya kepada Yoongi, karena Chanyeol tidak menginginkan cintanya buta seperti Lucifer.

“kenapa kau melukai dirimu? Kau tidak seharusnya terluka seperti ini”

“setidaknya mengetahui dirimu baik-baik saja, membuat luka ini tidak berarti” Namjoon menuntun Yoongi kepada Khronos untuk menjelaskan apa saja yang kekasihnya itu lihat.

“Jimin memutar semua ingatan dari pertama Ia mengenal Taehyung dan Jin di dalam pikirannya. Ia sepertinya merindukan Jin karena ketika kematian itu, mata itu bersedih. Aku tau lokasi keberadaan yang memperlihatkan sebuah tempat yang sepi dan kosong. Ada kehidupan dan kematian, ada neraka dan surga, ada baik dan buruk. Sebuah tempat di pertengahan elemen—”

“Hazama” Khronos menyebutkan nama tempat yang dicurigai. “itu pasti Hazama. Perbatasan antara dua dunia, perbatasan antara surga dan neraka, dunia nyata dan dunia roh, antara masa depan dan masa lalu, antara detik 0.0 dan detik 0.1” pemimpin waktu menjelaskan. Di kala penjelasan itu berlangsung, seluruh castle tampak menggelap. Khronos mengajak para manusia untuk pergi menuju Hazama dengan beberapa tentara waktu yang diperintahkan menyusul dari belakang.

Kini mereka semua telah menginjakan kaki di Hazama. Jin merasakan tubuhnya mulai retak. “tubuhku?”

“kau sepertinya sudah tidak mampu memasuki lebih dari ini, aku sarankan Jungkook menemanimu disini” Chanyeol memberikan saran yang tidak diinginkan Jin.

“aku akan tetap masuk, sekalipun harus hancur dihadapan Jimin. akulah yang akan melenyapkan namja yang kucintai”

Khronos memberikan isyarat ‘tidak apa-apa’ kepada Chanyeol. Secara pelan-pelan mereka memasuki kawasan Hazama, dengan keadaan tidak mengetahui keberadaan Iblis yang bersembunyi. “berhati-hatilah karena Iblis akan muncul tiba-tiba, selama kekuatan mereka diredamkan aku pun tidak tahu dimana keberadaan mereka. Seakan kami para bangsa pemilik elemen membuta, aku harap kalian yang bukan pengguna elemen dapat memberi tahu kami, keberadaan Iblis jika melihatnya” Ucap Khronos.

“aku rasa mereka sudah menunggu kedatangan kita. Begitu banyak tentara Iblis yang berdiri dihadapan kita” Namjoon memberi tahu pada Khronos dan Chanyeol.

“Cih! Aku sama sekali tidak bisa melihat mereka saat peredaman kekuatan dilakukan! Lucifer licik!” jelas Chanyeol yang mengumpat.

“masuklah ketubuh kami, dengan begitu kalian bisa menyerang dengan tetap melihat mereka” saran Yoongi.

Tanpa berfikir lama, Khronos memasuki tubuh Namjoon dan Chanyeol masuk kedalam tubuh Yoongi. Pertempuran pun dimulai untuk membuka jalan menuju persembunyian Lucifer dan Iblis lainnya.

.
.

[ Persembunyian Lucifer ]

Shin Gyu menatap ruangan Jimin di ikat dengan mata tertutup. Ingin sekali melepaskan namun itu akan mengkhianati Lucifer. Memang tidak terkekang kaki dan tangan, hanya menutup mata dengan sebuah ikatan agar tidak melihat siapapun sampai bulan merah tiba. Taehyung belum bisa meyakinkan hati Jimin lagi seperti sebelumnya, ini akan melemahkan ingatan Jimin tentang dirinya. Mungkin jiwa manusia Jimin akan benar-benar termakan jika tidak mengingat apapun tentang orang yang dicintai. Sedangkan Taehyung sendiri melarang keras Jimin menjadi iblis kalau itu dikarenakan mengingat Jin. “Seseorang yang Jimin cintai adalah aku, hanya aku. Kim Taehyung” Ucapnya dengan antusias.

Hoseok dan Shin Gyu hanya mendengarkan dengan tatapan mengerikan Lucifer kearah luar. Mengamati penyusup yang ingin masuk kepersembunyian dengan begitu gegabah. Melawan para Iblis yang menjaga pintu masuk, menjadi hadiah kecil untuk Jin dan kawan-kawan. Langkah kaki itu mulai meninggalkan jendela yang sedari tadi Taehyung awasi. “Aku akan berada di ruangan yang sama dengan Jimin, aku harap kalian tidak menggangguku dengan Jimin diruangan tersebut sampai penyatuan berakhir” perintah itu mendapatkan anggukan.

Diruangan yang kosong, hanya ada dirinya dengan namja yang dicintai. Kebahagiaan berkali-kali lipat seakan datang dalam waktu cepat. “Jimin-ah apa kau membenciku ketika penglihatanmu ku ambil?” tanya Taehyung pada Jimin yang masih terlelap. “aku tidak perduli sekalipun aku harus memotong kaki dan tanganmu, aku akan tetap mempertahankan cintaku padamu. Apakah aku salah melakukan ini? Apakah aku yang terlahir dari api tidak bisa memiliki cinta? Apakah aku begitu hina untuk mendapatkan apa yang tidak seharusnya kumiliki? Jimin bangkitlah dengan tetap mengingatku, Kim Taehyung di hatimu”

.
.

Shin Gyu dan Hoseok mendatangi pintu masuk untuk menghentikan pertempuran yang tidak seimbang. “kau berada didalam tubuh manusia, mungkin akan melukai manusia itu. Keluarlah.” Hoseok bicara dengan menatap kearah Yoongi. Tentu saja itu membuat Khronos dan Chanyeol keluar dari tubuh Namjoon dan Yoongi. “Hoseok” suara Jungkook mendapatkan perhatian dari pemilik nama. “Jung Hoseok” ucapnya sekali lagi.

Hoseok tidak menghiraukan bahkan siap melukai Jungkook jika tidak Jin selamatkan. “gwenchana?” luka yang Hoseok ingin berikan untuk Jungkook malah melukai Jin. “dia bukan Hoseok yang dulu kita kenal, dia Iblis”

“aku rasa kalian masih sangat serasi. Kenapa kalian tidak memulai hubungan kalian kembali, dan mengabaikan kebahagiaan Jimin dengan pemimpin kami” Ucap Hoseok berdiri dengan angkuh. “sama seperti dulu, hatiku dipermainkan manusia sepertimu. Bagiku Jimin lebih baik dibandingkan dirimu, Jeon Joonkook. Kenapa kau tidak mati dan pergi ke neraka bersamaku. Apa kau menginginkannya? Atau kau ingin pergi ke neraka bersama Iblis lain.”

“Hoseok..” ucapan yang Jungkook dengar begitu kasar keluar dari bibir namja yang dulu mencintainya.

“tinggalkan mereka!” Chanyeol memulai pertempuran bersama dengan Khronos. Shin Gyu tentu tidak tinggal diam, dan segera membantu Hoseok.

Perkataan yang Hoseok ucapkan terus bergema di telinga Jungkook. Ia menangis mengingat cinta Hoseok yang Ia sakiti terus-menerus. Ketulusan itu harus terbayar dengan kebodohan Jungkook, sedangkan sekarang semua berubah, hati Jungkook tidak bisa dirasakan Hoseok lagi.

Guncangan yang terjadi pada tempat ‘hazama’ mengingatkan Khronos akan sesuatu hal. Pertempuran yang begitu besar sekaligus menanti bulan merah yang akan terjadi beberapa menit lagi. “Jin! Pergi masuk dengan yang lain, urusan mereka biar aku dan Chanyeol yang melawan”

“baik!” serentak menjawab.

Hoseok memerintahkan beberapa Iblis menghentikan keberangkatan manusia memasuki persembunyian Lucifer. Jungkook yang terkejut kedatangan Iblis menyerang terpeleset memasuki ruang perbatasan neraka. Mengingat perasaan yang dirasakan Hoseok masih ada, Ia pun segera menolong namja yang pernah berada dihatinya. Tentu itu mengejutkan semua pihak termasuk Shin Gyu, “Oppa”.

Pandangan Jungkook dan Hoseok begitu dekat. Hembusan nafas terasa satu sama lain. Seakan waktu melambat bagi Jungkook dan Hoseok, karena sudah sangat lama mereka tidak berdua seperti ini. “kau masih mencintaiku” Jungkook tersenyum dengan membisikan kata-kata. “bawa aku, sama seperti Lucifer membawa Jimin”

Mendengar permintaan itu Hoseok segera mengembalikan Jungkook kepada teman-temannya. Tanpa berkata apa-apa Ia melanjutkan pertempuran dengan Chanyeol dan Khronos. “sepertinya kau masih mencintai seseorang yang berasal dari manusia” ucap Chanyeol yang sedang beradu pedangnya dengan sabit Hoseok.

“itu bukan urusanmu!” teriak Hoseok dengan mengeluarkan kekuatan Iblis lebih besar.

.
.
Taehyung memeluk Jimin yang masih terlelap dengan erat. Ia sudah menyerah untuk meyakinkan hati Jimin dan apapun yang terjadi Taehyung akan tetap mencintai Jimin. sekalipun harus dilenyapkan sang Iblis baru yang akan bangkit dari dalam tubuh namja mungil itu. “Jimin apa kau mendengarku? Yakinlah tidak apa-apa kau tidak mengingatku, hiduplah menjadi Iblis yang kuat nantinya. Aku akan selalu mencintaimu seperti pertama kita saling mengenal. Terimakasih sudah menumbuhkan cinta pada Iblis yang kotor seperti diriku, Jiminnie”

Persembunyian Lucifer mulai terselimuti cahaya merah, “apakah sudah waktunya, Jiminnie?” lanjut Taehyung bertanya.

Namja mungil yang sedari tadi dipeluk Taehyung mulai bergerak menahan rasa sakit. Taehyung tau Jimin sedang melawan jiwa iblis didalam dirinya. Cahaya bulan merah memasuki jendela ruangan dan menyinari Jimin.

.
.

Pertempuran dihentikan ketika bulan merah telah datang menutupi cahaya normal. Khronos, Chanyeol, Hoseok dan Shin Gyu mulai melemah. “Kekuatanku” ucapnya masing-masing.

“lihat itu!” Shin Gyu berteriak kesebuah cahaya merah yang memasuki persembunyian. “mereka sudah memulainya”

“penyatuan terjadi” Chanyeol membulatkan kedua bola matanya, “ini kah kekuatan bulan merah yang akan menyatukan Iblis” lanjutnya.

“Jin! Pernikahan Iblis harus dihentikan!” Khronos menyadarkan Jin yang terdiam. Namja tinggi itu segera bergerak cepat menuju ke persembunyian Taehyung.

.
.

Taehyung melukai lengannya hingga berdarah, menciptakan lingkaran Iblis disekeliling Jimin mengamuk. “Wahai rantai yang membelenggu tangan takdir, penguasa dari mimpi dan kegelapan. Yang tertidur dalam balutan angin malam, dan bersinar bersama cahaya pagi. Malaikat merajut waktu, Iblis melahap api. Satukan kami dalam ikatan darah abadi. Yang merantai kami dengan api dan tanah. Jadikan jantungku miliknya dan jantungnya milikku. Atas nama mata langit dan kehampaan hazama. Aku menikahimu, Park Jimin!” Cahaya merah mulai menyatu dengan lingkaran garis yang dibuat Taehyung untuk mengekang.

Jimin yang telah terdiam mulai membuka ikatan matanya sendiri. Mata kiri Jimin mengeluarkan cairan hijau yang tampak seperti pengganti darah. Saat mata itu terbuka menatap Taehyung tidak ada reaksi apapun. Ia hanya menggores lengannya untuk membuka kekangan yang melingkari diri. Setelah darah Jimin menyatu dengan darah Taehyung, cahaya merah sebagai pengekang pun terbuka. Mereka pun telah selesai melakukan pernikahan atau penyatuan Iblis dengan menggabungkan darah dalam lingkaran Iblis dan waktu.

Mata manusia Jimin tidak lagi terlihat, “Kau Lucifer?” pertanyaan itu membuktikan kepada Taehyung tentang ingatan Jimin yang hilang. “maaf aku harus membunuh jiwa manusia yang kau cintai

“…”

apa kau masih tetap mencintai tubuh ini? Walaupun kau tau jiwanya akan mati kubunuh. Karena bagaimana pun dalam suatu wadah hanya bisa mendapatkan satu Jiwa. Aku berterimakasih kepadamu, karena dirimu aku berhasil diciptakan dengan wadah yang begitu kuat dan sempurna. Kekuatan Iblis yang membesar dengan dosa manusia, aku sangat menghargai niat baikmu. Tetapi aku minta maaf  karena ingatanmu dengan namja ini harus kuhapuskan

Taehyung mengepalkan tangan.

aku akan memiliki kehidupan baru menjadi Lucifer, karena sejujurnya setelah aku menemukan jiwa manusia didalam wadah ini. Aku akan menghisap mu sebagai balas budiku terhadapmu. Aku akan menyatukan kalian dan mengubur kalian dalam wadah ini, kau setuju?” Mata Jimin berubah merah sempurna, serangan Jimin tidak bisa dilihat dengan kasat mata Taehyung. Namun kedatangan Jin yang tiba-tiba, berhasil menyelamatkan Taehyung. “PARK JIMIN!” teriakan itu menghentikan pergerakan Jimin.

Jin berdiri dengan retakan diseluruh tubuhnya. Ia pun menjadi sorotan utama mata Jimin saat itu yang sedikit kembali normal.  

.
.
[ Pertemuan ]

Di dalam pikiran Jimin tersimpan sebuah ruangan yang melindungi jiwa manusia sang pemilik tubuh. Beberapa kali dobrakan dilakukan Iblis Jimin masih tidak memiliki hasil apapun. Ia mulai lelah mengeluarkan segala cara untuk dapat membuka ruangan yang memang sengaja Taehyung buatkan dengan setengah jiwa lucifernya. “Kau yang didalam, bangunlah dan segera buka pintu ini” jelas sang Iblis.

Tentu Jimin yang telah terbangun hanya menatap kosong kedepan. Ia tidak mendengar kan apapun dan kehilangan kesadaran. Namun saat Taehyung akan diserang, Jiwa manusia itu mulai tersadar. Mata Jimin tidaklah kosong, sekarang Ia malah mendengar sebuah suara yang mirip dengan suaranya.

apa kau sudah terbangun?” lanjut sang Iblis. “aku menggunakan cara terbaik untuk membangunkanmu”. Penghancuran pintu itupun dilakukan, dan mempertemukan Jiwa manusia Jimin dengan Jiwa Iblis Jimin. mereka saling menatap cukup lama. “aku tidak suka ‘berbagi’ dengan seseorang” mata Iblis itu menajam, mengeluarkan sabit siap membunuh Jimin dari jarak dekat. Belum sampai pada tujuan, kemunculan jiwa Taehyung yang menerobos masuk menghancurkan rencana sang Iblis baru. Pandangan Jimin ditutupnya agar tidak melihat Jiwa iblis yang menyerupai dirinya. “apa ini? Lucifer datang menyelamatkan?” tanya Iblis Jimin sedikit tertawa.

“Tae..Taehyung?” bingung Jimin dalam pelukan Taehyung.

“Aku menyesal” wajah penyesalan diberikan Taehyung dengan berusaha tetap tegar “aku akan membawa mu kepada Jin”

“Taehyung!” panggil Jimin sekali lagi. Setidaknya jiwa manusia Jimin tidak benar-benar mati itu sudah membuat tenang Taehyung. Cahaya Jin yang mencoba menyelamatkan Jimin dari dalam tubuhnya yang telah tersimpan Iblis mulai terlihat. Sedangkan Jimin tidak tau apakah Ia harus pergi bersama Jin, atau tetap tinggal bersama Taehyung. Pertempuran Taehyung dengan Iblis baru membuat Jimin ingin tetap tinggal, menemani pemimpin iblis itu sampai memenangkan pertarungan. Sayangnya, Taehyung terus menyuruh Jimin memasuki cahaya Jin yang terjadi tidak akan lama.

“pergilah, kau akan terlahir kembali jika mengikuti apa yang Khronos katakan. Maaf telah membuatmu terluka selama ini Jiminnie” jelas Taehyung dengan serangan yang melukai dirinya. “dengan menemukan jiwa manusiamu tidak mati itu sudah membuatku bahagia, sekalipun aku tidak bisa memiliki cintamu. Aku sadar yang kucintai bukan dirimu yang menjadi iblis tetapi Jimin yang menjadi manusia”

“Kim Taehyung!” Jimin yang ingin menolong mendapatkan dorongan Taehyung untuk menjauh. Dan beberapa burung gagak yang Taehyung datangkan menuntun Jimin memasuki cahaya Jin. “Kim Taehyung! Andwe! Kim Taehyung!!” Cahaya itu semakin lama membawa Jiwa manusia Jimin keluar dari tubuhnya. Meninggalkan Taehyung sendiri dengan Iblis baru yang berniat membunuh jiwa manusia Jimin.

“Aku mencintaimu, Park Jimin”

“KIM TAEHYUNG!”

.
.

keluarnya Jiwa manusia Jimin disambut hangat pelukan Jin yang masih merasakan retakan diarea tubuh. Jiwa manusia Jimin tampak bersinar, Ia bahagia dapat memeluk namja yang dicintainya yaitu Kim Seok Jin. Tidak ada kata-kata terucap selain pelukan yang Jimin rasa semakin erat. Sayangnya, hal itu tidak bertahan lama. Jimin melepaskan pelukan itu dan meminta Jin untuk tetap merelakannya. “apa yang kau bicarakan! Kau akan terlahir kembali jika ikut dengan ku! Apa yang kau fikirkan dengan masuk lagi kedalam tubuh yang terdapat Iblis mengincarmu!” Jin menentang permintaan itu.

“lenyapkan aku dan Taehyung bersama, aku tidak ingin Ia dilenyapkan sendirian.”

“Kau mencintai Kim Taehyung!?” Jin menatapnya sendu.

“Pertanyaan itu bukanlah hal penting, Apakah menurutmu jika aku terlahir kembali kau masih akan mengenaliku? Waktu akan berubah saat itu terjadi, kau sudah akan semakin tua. Sedangkan aku mungkin baru menjadi seorang bayi yang baru lahir. Kim Seok Jin waktu bersamamu adalah hal yang paling berharga kudapatkan selama hidupku. Jadi aku mohon biarkan aku dilenyapkan dengan Taehyung disini, biarkan aku menjadikan tempat ini ingatan terakhirku, aku tidak bisa membiarkan Taehyung dilenyapkan seorang diri hanya untuk membela ku, Jin. Aku tau kau mengerti apa yang kukatakan.”

“aku tidak mengerti apapun”

“Jin” Jimin menggenggam tangan Jin yang mulai melonggar dari pelukan, “kau dan aku sudah tidak bisa ditakdirkan bersama, wajah tampanmu akan hancur jika terus berdekatan denganku. Sudah takdirku didunia manusia mati, dan takdirku dilenyapkan pun akan terjadi. Aku mohon relakan aku dilenyapkan Kim Seok Jin”

beberapa teman-teman Jin yang baru saja datang mendengarkan permintaan konyol Jimin. pandangan mereka menemukan tubuh Iblis Taehyung tergeletak sedangkan tubuh Jimin masih mengamuk. “apa yang terjadi?” tanya Yoongi kepada Chanyeol.

“Taehyung membiarkan Jiwa manusia Jimin diselamatkan Jin, sedangkan dirinya masih mencoba membunuh Jiwa Iblis Jimin didalam tubuh Jimin yang telah menjadi wadahnya.” Chanyeol mendekati Khronos, “sebaiknya kita langsung melenyapkan Taehyung, biarkan posisi Lucifer diberikan kepada Hoseok atau Shin Gyu” ucapnya.

Khronos hanya diam menunggu waktu, “Jin! Sekarang lenyapkan tubuh Jimin! taehyung sedang menahan kekuatan Iblis itu agar tidak menguasai seluruh tubuh Jimin yang merupakan wadah untuknya” perintah Khronos.

Sedangkan Jimin yang mendengar masih memohon untuk Jin merelakan dirinya masuk kembali. Air mata Jin menetes saat keinginan itu tidak bisa ditolaknya, Ia mencintai Jimin tetapi apa yang dikatakan Jimin benar adanya. Mereka tidak akan saling mengenal sekalipun Jimin akan terlahir kembali. Genggaman tangan yang Jimin berikan, Jin lepaskan. “pergilah”

Senyuman tampak menghiasi wajah Jimin yang tidak lupa memberikan ciuman terakhir pada namja yang dulu dicintai. Setelah itu, Jimin berlari meninggalkan Jin dengan kalimat terakhir.

“Terimakasih, Aku mencintaimu Kim Seok Jin”

“PARK JIMIN!!” teriakan para sahabat mendapatkan senyuman dari Jimin yang semakin bersinar dan menghilang untuk masuk kembali ketubuhnya.

Hoseok dan Shin Gyu yang terluka sepertinya telah berhasil menyatukan sang pemimpin bersama manusia yang dicintai dengan darah, keringat dan air mata.


“apa yang kau lakukan? Kenapa kau masuk kembali kesini”
.
“Aku ingin bersamamu, Kim Taehyung”
.



To be continue…
Wah ternyata masih ada yang datang untuk membaca Fanficku :) terimakasih dan maaf telah membuat kalian menunggu lama. Aku harap masih bisa mendapatkan Support/Saran dari kalian.. Dan kebanyakan di Channel Jimin Diary mendapatkan report dari hak cipta jadi banyak Video yang dihapus paksa. 

Comments

  1. :" Jimin-ah
    Kembalilah~ v: jangan biarkan Jin jadi Duren aduh (Duda Keren :v). Intinya Jimin harus balik. Ga mau tau :" Papa Jin lakuin sesuatu supaya Mama Jimin kembali :"

    ReplyDelete
  2. Mimin kucinta padamu 😘
    Bentar lagi mau end, pliseu min buat ff baru jinmin. Ku makin cintaa mereka 😂

    ReplyDelete
  3. Wah generasi JinMin bertambah :'v sebuah hal yang mengejutkan dimana dulu aku hanya menyukai moment mereka dengan beberapa orang yang bisa dihitung dengan jari dibandingkan fans pairing lain~ Terimakasih sudah masuk keblog ku kalian XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw aku udh lama mampir kesini buat baperia 😂
      Cuma gk brani tinggal jejak 😅

      Delete
  4. Sama2 eonni 😂
    Btw eonni makan apa koq bisa mikir sampe buat ff keren gini 😅

    ReplyDelete
  5. lohh kenapa gk brani? aku gk gigit loh 😅 eonii kbanyakan makan micin kya kids jaman now XD *EHbukan.. kebnyakan makan teori anak bangtan.:v

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts